BEDA COACH vs KONSULTAN

Business Coach

Konsultan Bisnis

1. Advisor Pribadi-nya Pengusaha atau Direktur Utama.

Coach Yusman menjadi orang diluar perusahaan (tanpa conflict of interest) yang bisa melihat hal yang berbeda, karena sudah menjadi Pelatih dan Penasehat pribadi bagi pengusaha di berbagai Bidang Industri dan berbagai tipe/jenis bisnis

1. Sering menjadi Trainer bagi level Manager, Supervisor, dan Staff

2. Anda butuh Dilatih untuk meningkat skill sebagai Pebisnis, contoh

  • Kepemimpinan (Leadership)
  • Manajemen SDM (Managing Skill)
  • Analisa Laporan Keuangan dan membutus keputusan bisnis sesuai data
  • Ilmu & Strategi merekrut level executive (level senior manager sampai dengan CEO)
  • Strategi Marketing dan Sales
  • Strategi Ekspansi Bisnis
  • Membangun Bisnis baik untuk partneship Bisnis ataupun Bisnis Keluarga
  • dan lainnya

2. Anda butuh Solusi tanpa perlu belajar lagi (karena pengusaha memang tidak perlu belajar detailnya), contoh

  • Ilmu perpajakan perusahaan, cari konsultan Pajak
  • Ilmu teknis mesin produksi, cari konsultan/teknisi mesin
  • Ilmu meracik resep masakan, atau hal yang sangat teknis di dalam bisnis, cari orang yang ahli dalam bidangnya
  • Ilmu Akuntasi, cari orang akuntasi
  • dan ilmu lainnya yang bisa dicari orang ahli atau konsultan ahlinya, yang memang pengusaha tidak perlu kuasai untuk membuat bisnisnya sukses

3. Coach Yusman dengan latar belakang dan ilmu dari seorang Praktisi dan bukan Akademis

  • Ilmu praktisi/lapangan Coach Yusman berasal dari pengalaman membantu ratusan perusahaan dan pengusaha selama 12 tahun lebih dan dengan hasil nyata yang bisa dilihat di halaman Testimoni hasil coaching.
  • Pengalamannya bukan hanya satu bidang/industri tertentu saja, tetapi di berbagai bidang/industri dan model bisnis yang berbeda.
  • tanpa perlu embel-embel gelar sarjana atau sertifikasi, tetapi dengan hasil nyata.

3. Konsultan sering kali datang dari latar belakang Akademisi, dan kadang dari praktisi (karyawan atau executive di perusahaan besar)

  • Konsultan sering kali berlatar belakang Akademis, merupakan pengajar/guru/pendidik mahasiswa S1, S2, ataupun S3.
  • Dan ada juga yang merupakan seorang profesional (biasanya level executive) yang sudah 10-20 tahun bekerja sebagai karyawan di berbagai jabatan, lalu berubah menjadi konsultan.
  • Banyak dari mereka merupakan orang-orang yang pintar dan ahli di bidang/industri bisnis tertentu. Yang penting memang mereka ahli di bidangnya dan sudah terbukti bisa membantu perusahaan Anda.

4. Butuh Pelatih Bisnis untuk menghemat Waktu dan Uang si Pengusaha

sehingga bisa menghindari kesalahan-kesalahan umum dan khusus yang sering dilakukan pengusaha lain.

4. Butuh Konsultan Bisnis untuk menghemat Waktu dan Uang si Pengusaha

karena ada beberapa hal di bisnis yang pengusaha tidak perlu belajar dan kerja sendiri, tetapi dibantu melalui konsultan untuk melatih timnya.