KEUNTUNGAN MENGIKUTI PRIVATE BUSINESS COACHING

Updated: May 19





Apakah anda sudah membaca artikel tentang berapa biaya untuk mengikuti program private business coaching bersama Coach Yusman? Jika belum, anda bisa membacanya di sini.

Lalu kemudian muncul pertanyaan dalam benak anda, seperti :

  • Apa saja yang akan saya dapatkan jika mengikuti program coaching?

  • Apakah ada kurikulum yang harus saya jalani?

  • Apa saja yang akan dibahas nantinya?

  • Apakah ada yang tidak dibahas dan tidak termasuk dalam program coaching?

  • Apakah saya akan mendapat solusi atas semua masalah bisnis saya?

Jika semua itu adalah pertanyaan–pertanyaan yang coba anda cari jawabannya, maka anda sudah berada di tempat yang tepat.

Tidak hanya menyelesaikan masalah bisnis, program private coaching bersama Coach Yusman juga telah berhasil menyeselesaikan masalah-masalah internal yang terjadi di banyak perusahaan. Baik di perusahaan keluarga atau pun di perusahaan yang dijalani bersama - sama oleh suami dan istri, termasuk perusahaan yg dijalankan sendiri tanpa pasangan maupun dengan partner-partner bisnis anda.

Seperti yang kita tahu, tidak jarang keributan antar keluarga atau pun suami istri dapat mempengaruhi stabilitas perusahaan. Begitu pula sebaliknya, masalah perusahaan justru juga bisa menjadi penyebab permasalahan dalam keluarga.

Dari artikel ini anda akan mengerti, apa saja yang bisa anda dapatkan dan apa saja yang tidak bisa anda dapatkan dari program private coaching. Sehingga anda bisa memutuskan, apakah anda ingin mengobrol langsung dengan Coach Yusman secara detail, untuk menganalisa bisnis anda sesuai dengan situasi bisnis yang anda alami saat ini atau tidak. So, baca artikel ini dengan lengkap dan rasa penasaran anda akan terjawab!


Coaching Dapat Apa?

Jika anda sudah membaca sampai sejauh ini, berarti anda mulai tertarik mengetahui lebih jauh lagi mengenai program private coaching. Lalu masuk ke pertanyaan yang paling sering ditanyakan,


Apa Saja Yang Akan Dibahas Atau Didapat Dalam Program Coaching Dengan Coach Yusman?

Nah, sebelum menjawab pertanyaan tersebut, kita bahas dulu, ada satu prinsip yang wajib anda ketahui. Anda perlu mengerti karena ini adalah prinsip yang selalu dipegang oleh Coach Yusman. Ia hanya akan meng-coaching orang yang memang bisa ia bantu. Dari sisi kepribadiannya serta dari sisi bisnis, untuk masalah & target bisnisnya.

Jadi, artinya anda belum tentu cocok dengan program coaching Coach Yusman. karena itu keputusan akhir apakah anda bisa dibantu atau tidak, akan dapat hasil atau tidak saat nanti mengikuti coaching bersama Coach Yusman, dapat diputuskan setelah anda bertemu langsung untuk menganalisa detail bisnis anda yang mencakup ;

  • Masalah bisnis

  • Target bisnis

  • Model bisnis

  • Besarnya ukuran perusahaan anda

Kombinasi dari semua itulah yang akan menjadi pertimbangan, apakah program coaching ini bisa membantu menyelesaikan masalah bisnis anda atau tidak. Apakah bisa dibantu, tidak bisa dibantu atau bahkan hanya bisa dibantu setengahnya saja.

Setelah Analisa tersebut, Coach Yusman akan dengan jujur memberitahu, apakah anda bisa di-coaching atau anda memang tidak bisa di-coaching sama sekali. Jadi, jangan ragu untuk membicarakan detail lebih lanjut untuk penentuan akhirnya.


Kembali ke pertanyaan,”Apa yang akan didapat dengan mengikuti program coaching?”


Dalam hal ini ada 2 area besar yang akan anda dapatkan ;


1. Dari sisi bisnis, anda akan mendapat pemecahan atas masalah-masalah bisnis serta strategi- strategi bisnis yang bisa anda terapkan secara langsung. Hal itu meliputi,


- Marketing

  • Strategi marketing

  • 282 Strategi Offline untuk Marketing & Sales

  • Cara mengimplementasi teknis satu per satu dari 282 strategi Marketing & Sales di bisnis anda

  • 7 Senjata utama Online Marketing

  • Cara memprioritaskan senjata online marketing sesuai dengan model bisnis anda, contoh:B2B vs B2C

  • Struktur organisasi untuk tim marketing offline & online yg sesuai dengan ukuran bisnis anda

  • Prinsip AIDA dalam membuat Iklan yg bisa menjual

  • Sistem Testing& Measuring di Marketing

  • Beserta cara kerja, prosedur, sistem, dan strategi yang berhubungan dengan Marketing

- Sales

  • Sales tim modeling : Canvas, SPG/SPG, Telemarketing dan Admin

  • Struktur organisasi sales tim yg tepat & sesuai untuk ukuran bisnis

  • Cara merekrut berbagai jenis salesman, sales, spv dan sales manajer

  • 4 Kandidat salesman dan beda cara merekrutnya.

  • Cara mengontrol & monitoring salesman dan tim salesman

  • Cara mengatur sistem komisi & bonus yang membuat salesman semangat jualan

  • Sales freelance vs Sales tetap

  • Sistem untuk mengurangi kecurangan oknum salesman

  • Sistem penagihan piutang dagang/penjualan untuk mengurangi resiko bad debt ataupun salesman lari dengan tagihan

  • Cara agar tidak dicurangi sales yang sudah senior dan kerja malas -malasan, Beserta cara kerja, prosedur, sistem, dan strategi yang berhubungan dengan Sales

- Warehouse

  • Sistem stock opname (dari item kecil yg puluhan ribu sampai dengan item besar)

  • Prosedur stock opname

  • Warehouse management

  • Tim dan struktur organisasi warehouse

  • Warehouse vs packing vs receiving division

  • Cara kerja, prosedur, sistem, dan strategi yang berhubungan dengan warehouse

- Purchasing

  • Sistem & Prosedur Purchasing yang tepat untuk masing-masing perusahaan kecil, menengah dan besar

  • Tim & struktur departemen purchasing

  • Reporting & controlling tim purchasing

  • Cara owner mendelegasi purchasing

  • Cara kerja, prosedur, sistem, dan strategi yang berhubungan dengan purchasing

-Production

  • Tim & struktur organisasi produk untuk perusahaan kecil dan menengah

  • PPIC, Warehouse, Proses, Finishing, QC, R&D Role

  • Cara kerja, prosedur, sistem, dan strategi yang berhubungan dengan produksi

  • Penyelesaian masalah-masalah umum di produksi, contoh:

1. Tidak ada planning

2. Planning tidak sesuai actual

3. Waste melebihi standar

4. Kinerja dibawah kapasitas produksi

5. Masalah operator

6. Kualitas produksi tidak stabil

7. Telat jadwal produksi

8. Dll


- Operasional

  • Tim dan Struktur di bagian departemen operasional diluar warehouse, purchasing, produksi yaitu logistik, after sales service, engineering team, project management team dan lainnya

  • Cara kerja, prosedur, sistem, dan strategi yang berhubungan dengan operasional


- HRD & GA

  • Sistem rekrutmen untuk level staff dan supervisor

  • Sistem rekrutmen untuk level manajer, general manager dan direktur

  • Struktur organisasi untuk HRD & GA

  • Cara kerja, prosedur, sistem, dan strategi yang berhubungan dengan HRD & GA

- Finance & Accounting

  • Membentuk tim dari nol sampai lengkap

  • Prosedur kerja yang benar di bagian keuangan sehingga tidak terjadi penggelapan keuangan

  • Struktur organisasi yg berbeda dan tepat untuk setiap model bisnis dan ukuran perusahaan

  • Rekrutmen tim keuangan yang tepat dari jumlah dan kualifikasi sesuai dengan ukuran perusahaan

  • Cara membaca dan menganalisa laporan keuangan dari kacamata pemilik perusahaan

  • Merancang COA (Chart of Accounts) yang tepat untuk model bisnis dan ukuran bisnis

  • Cara memeriksa laporan keuangan untuk validitas (memastikan laporan benar dan bisa dipercaya)

  • Cara memulai membuat laporan keuangan dari tidak ada menjadi ada dan benar

  • Cara membuat laporan keuangan untuk bisnis yang bentuknya tradisional dan konvensional

  • Cara kerja, prosedur, sistem dan strategi yang berhubungan dengan Finance & Accouonting

- Sistem

  • 11 komponen sistem dalam sebuah perusahaan yang mencakup semua area kerja dan departemen di dalam bisnis, dari struktur organisasi keseluruhan bisnis, job descriptions, KPI, rewards & punishment sistem, peraturan perusahaan/ divisi/ jabatan, reports, forms, flow chart, how to manual, checklist dan internal & external training

  • Cara membuatsistem yang “benar” dan bisa dipakai di semua tingkat jabatan dan departemen

  • Cara kerja, prosedur, sistem, dan strateginya.

- Fraud

  • Fraud adalah pengunaan kekuasan jabatan dari seseorang dan/atau tim untuk mengambil keuntungan pribadi dan menyebabkan kerugiaan perusahaan dalam bentuk keuangan, barang atau aset.

  • Analisa dan pembentukan prosedur serta cara kerja yang mengurangi kasus fraud di bagian keuangan, gudang, pembelian, hrd, pengiriman, penjualan, perjalanan dinas, cabang,dan lainnya

  • Sistem penerapan anti-fraud yg cocok untuk perusahaan kecil, menangah dan besar

  • Cara memulai dan membentuk tim internal audit untuk perusahaan kecil ke menengah

  • Cara kerja, prosedur, sistem dan strategi yang berhubungan dengan fraud

- Buka Cabang

  • Sistem copy-paste dan duplikasi cabang dengan benar

  • Cara membentuk tim dan sistem kerja Quality Control & Audit untuk setiap cabang sehingga standar perusahaan tetap jalan

  • Cara bentuk kepala cabang dan persiapan tim kerja untuk cabang-cabang baru

  • Sistem penilaian berdasarkan Reward& Punishment untuk semua cabang-cabang

  • Struktur organisasi cabang-cabang

  • Cara kerja, prosedur, sistem, dan strategi yang berhubungan dengan pembukaan cabang.


-Autopilot

  • Step by step membuat bisnis menjadi auto-pilot

  • Jenis-jenis autopilot bisnis yang berbeda

  • Beserta cara kerja, prosedur, sistem, dan strategi yang berhubungan dengan autopilot

*autopilot bisnis : adalah sebutan bisnis yang pertama kali disebut dan di-populerkan oleh ActionCOACH Indonesia. Kami sebagai pelopor asli dengan bukti kuat dimana terdapat pengusaha-pengusaha yang kami coaching, bisnisnya bisa sampai autopilot. Ini menunjukkan bahwa sistem 6 Langkah kami sudah terbukti, bukan hanya sekedar teori.


-Expansi Bisnis (Nasional & Ekspor)

  • Cara ekspansibisnis ke seluruhkota di Indonesia dan mencapai target pasar di Indonesia

  • Mencari customer di luar negeriuntuk ekspor

  • Mencari networkpengusaha di luar negeri dengan bantuan jaringan ActionCOACH di 80 negara

  • Bertemu dengan pengusaha di 80 negara lebih di acara-acara khusus ActionCOACH

  • Beserta cara kerja, prosedur, sistem, dan strategi yang berhubungan dengan expansi bisnis


-Business Model

  • Memahami berbagaimodel bisnis yang berbeda untuk melakukan ekspansi bisnis

  • Beserta cara kerja, prosedur, sistem, dan strategi yang berhubungan dengan model bisnis anda

2. Selain dari sisi bisnis, area besar selanjutnya yang nanti akan dibahas adalah pribadi anda sebagai seorang pengusaha.


Kenapa pribadi anda juga harus dicoaching?

karena sering sekali para pengusaha memiliki yang namanya blind spot. sesuatu yang mereka tidak bisa lihat serta apa yang kurang dari diri mereka. Hal itu disebabkan karena seorang pengusaha biasanya sudah sangat ahli dalam satu hal, tapi kurang ahli dalam hal lain, sehingga mereka perlu dibantu pada area tersebut, sebelum menjadi semakin parah.


Seperti apa contohnya?


1. Menyusun Visi, Misi dan Budaya Perusahaan


Anda akan dibantu untuk menyusun visi agar anda dapat menggambarkan dengan tepat dan jelas seperti apa visi pribadi anda untuk perusahaan.

Bukan hanya sekedar menuliskan “Menjadi Perusahaan No. 1 di Indonesia” dan memajangnya di sebuah pigura besar. Tapi bagaimana membuatnya dengan benar. Sesuai dengan yang anda mau dan bagaimana mengkomunikasikannya, sehingga tim anda benar – benar memahami hal tersebut.

Bagaimana bentuk, komunikasi, visi dan misi perusahaan anda, apa yang harus anda lakukan, lalu yang paling penting adalah budaya perusahaan. anda yang harus menentukan! Budaya perusahaan harus dibentuk oleh owner, bukan hrd bukan juga tim anda, tapi oleh anda! karena anda adalah pemilik perusahaannya. Sehingga visi misi budaya perusahaan anda bisa membantu anda maju ke depan.


2. Menentukan Strategic Decision


Setelah menyusun visi, misi dan budaya perusahaan, yang kedua adalah menentukan strategic decision dan arah perusahaan. Dengan melakukan coaching, anda akan dibantu untuk menentukan arah perusahaan yang terbaik. Strategi garis besar apa yang paling penting untuk menuntun arah perusahaan anda kearah yang benar untuk 5, 10, bahkan 15 tahun kedepan.


3. Membuat Keputusan Bisnis


Selanjutnya adalah meng-coaching pengusaha agar dapat membuat keputusan bisnis yang jauh lebih baik, dibandingkan sebelumnya. Mayoritas pengusaha melakukan keputusan bisnis dengan mengandalkan feeling dan juga pengalaman, akan tetapi ada tools lainnya yang bisa melengkapi sehingga dapat membuat keputusan anda jauh lebih baik.

Ada hal-hal tertentu yang mungkin kurang disadari atau bahkan sama sekali tidak disadari oleh pengusaha, namun dapat terlihat oleh orang lain. Disanalah Coach Yusman berperan untuk memberikan solusi atau opsi lain yang mungkin saja belum pernah terpikirkan oleh anda.

Dengan pengalamannya selama bertahun – tahun dalam membantu pengusaha dari berbagai macam karakter serta berbagai jenis perusahaan besar, kecil, maupun menengah, Ia mampu memberikan masukan – masukan agar keputusan anda dalam mempertimbangkan arah perusahaan menjadi jauh lebih baik.


4. Berikutnya adalah How You Lead


Bagaimana cara anda memimpin. Baik memimpin perusahaan, maupun memimpin tim anda. Cara anda memimpin sangatlah penting karena sering sekali pengusaha tidak begitu baik dalam hal memimpin. Memang ada yang sangat bagus, tapi ada yang merasa masih kurang dan ada yang perlu ditambahkan, sehingga cara memimpin anda bisa jauh lebih baik dan efektif.


5. Menjalin Komunikasi Tim

Setelah cara memimpin anda benar dan efektif, lalu komunikasi adalah hal yang juga perlu dibereskan. Banyak pengusaha yang komunikasinya terkadang kurang baik. Mungkin mereka pandai dalam menjual, pandai berkomunikasi dengan customer, akan tetapi justru berlaku hal sebaliknya terhadap teamnya sendiri.

Karena berbicara negosiasi dengan customer dan tim sendiri adalah dua hal yang berbeda. Lalu, disanalah Coach Yusman masuk untuk melihat apa yang kurang dibagian itu.

Ada pengusaha yang keras sekali terhadap karyawan dan ada pengusaha yg terlalu bersahabat (lembut, friendly, demokratis) dengan karyawan. Mana yg benar? Nah disanalah ketika coaching, akan dibahas dan dipraktek langsung cara terbaik sesuai dengan model bisnis anda.


6. Managing

Sebelumnya kita sudah membahas mengenai leading atau memimpin. Kali ini kita akan membahas managing.

Leading dan managing adalah dua hal yang berbeda. Untuk lebih detailnya, anda dapat melihatnya di artikel yang berbeda di lain kesempatan. tapi intinya managing adalah bagaimana anda mengelola tim anda, bisnis anda, proses anda, serta operasional rutin sehari – hari.


Sudah banyak klien yang di-coaching Coach Yusman mengaku bahwa cara mereka Leading dan Managing, termasuk menghadapi karyawan, menghadapi krisis bisnis, menghadapi masalah sulit, cara mereka memimpin, menjadi sangat berbeda setelah melakukan coaching dengan Coach Yusman.

Beberapa klien mengaku bahwa cara mereka banyak berubah dalam menangani karyawan yang melakukan kesalahan. Sebelum melakukan coaching, mereka selalu menangani karyawan bermasalah dengan emosi. Namun hal tersebut nyatanya hanya membawa perubahan sebentar saja. Hanya 2 minggu. Setelah itu, mereka kembali seperti semula dan hal itu terus berulang.

Namun, setelah mengikuti coaching, semuanya pun berubah. Tanpa perlu emosi, para karyawan bahkan bisa berubah dan menunjukkan kinerja yang semakin baik dari ke hari.


7. Cara Delegasi yang Tepat


Hal yang akan dibahas berikutnya adalah cara delegasi yang tepat. Bagaimana cara anda mendelegasikan pekerjaan – pekerjaan yang selama ini dipegang owner bisa didelegasikan kepada karyawan dan mereka kerjakan dengan baik.

Bukan hanya ‘asal delegasi’ yang dimana hanya dikerjakan namun hasilnya berantakan. Tetapi cara delegasi yang “benar” sehingga pekerjaan dan hasil sesuai dengan keinginan anda.

Dan dengan coaching, anda akan mempelajari semua teknik – tekniknya delegasi yang benar.


8. Time management

Lalu, selanjutnya adalah time management. Bagaimana anda bisa mengatur waktu anda, sehingga anda sebagai owner masih memiliki waktu lebih banyak untuk membangun bisnis. Bukan hanya running bisnis. Bukan hanya menjalankan rutinitas operasional bisnis sehari-hari, tapi bagaimana anda bisa mulai membangun bisnis.

Nah, topic perbedaan running dan building bisnis, dapat anda baca di artikel yang berbeda, silahkan dibaca disini.


9. Merekrut tim yang tepat


Terakhir, setelah semuanya beres, anda mulai harus memikirkan eksekutif manajemen tim. Bagaimana merekrut eksekutif yang pintar dan gajinya tinggi. Bagaimana mendapat orang yang tepat, sehingga tidak salah.

Karena, orang –orang yang mulai baugs, memiliki gaji per bualan diatas 20 juta. Apabila anda salah merekrut, sudah bisa dipastikan akan rugi besar.

Coba bayangkan, jika ada manager baru di perusahaan yang memiliki gaji 20 juta/bulan dan sudah bekerja selama 6 bulan, namun ternyata setelah 6 bulan, ternyata manager tersebut tidak tepat. Maka gaji 6 bulan sebesar 120 juta sudah habis dan jadi biaya yang tidak menghasilkan. Setelah itu, anda mencari manager baru lagi, dan bisa jadi gagal lagi, dan biaya gaji 120 juta menjadi sia-sia kembali karena tetap tidak tepat. Mau berapa kali mengulang kasus ini?


Biaya habis 240 juta dan waktu habis 1 tahun karena gagal melakukan proses rekrutment & interview yang tepat untuk seorang manager.


Satu tahun habis dan anda masih belum mendapat orang – orang yang sesuai. Hal itu tentunya akan menghambat program – program yang telah dirancang.

Jadi, selama di-coaching oleh Coach Yusman, anda akan dibantu bagaimana merekrut top eksekutif dengan tepat sesuai dengan keinginan serta budget anda. Dengan sistem rekrutmen yang sudah terbukti selama 9 tahun lebih dan sudah dipraktikkan langsung oleh Coach Yusman dengan banyak sekali perusahaan yang menjadi clientnya.

Nah, ke Sembilan poin itulah yang akan anda dapatkan sebagai pengusaha baik dari sisi bisnis maupun pribadi. Sehingga, skill anda sebagai pengusaha semakin baik dan semakin bagus!

Setelah anda mengetahui apa saja yang akan anda dapatkan dengan mengikuti program coaching ini, maka pertanyaan selanjutnya mungkin adalah


Hal apa saja yang tidak akan saya dapat dari program coaching Coach Yusman?

Pada dasarnya, ada 2 hal yang tidak termasuk dalam materi yang akan anda dapatkan. Yaitu,


1. Pajak

Anda tidak akan mendapatkan masukan mengenai pajak, oleh karena itu anda harus merekrut konsultan pajak untuk membereskan masalah pajak anda. Akan tetapi, Coach Yusman sering berbagi informasi tentang apa yang kliennya lakukan. Baik level kecil, menengah, ataupun besar. Yang memiliki aset 10 milyar, 50 milyar, bahkan 200 milyar.

Apa yang mereka lakukan, bagaimana strategi mereka mengatur aset bisnis dan aset pribadi, sehingga pajaknya baik, benar, efektif dan efisien.

Ia dapat memberikan saran serta pandangan yang berbeda. Sehingga antar pengusaha bisa saling bertukar informasi dan ide tentang bagaimana mengatur aset bisnis dan aset pribadi secara tepat. Tetapi tetap saja, hal ini lebih baik dikonsultasikan kepada konsultan pajak yang memang ahli di bidang perpajakan.


2. Hukum

Hal kedua yang tidak akan anda dapatkan adalah penyelesaian masalah hukum. Apabila perusahaan anda atau anda terlibat masalah hukum, baik pidana ataupun perdata, maka sebaiknya anda mencari pengacara karena Coach Yusman bukanlah pengacara. Sehingga ia tidak dapat membantu anda untuk menyelesaikan masalah yang satu ini.



Coach bukan karyawan anda tetapi Personal Adviser dalam bisnis

Diluar itu semua perlu diketahui bahwa Coach Yusman bukan bekerja sebagai karyawan anda. Namun sebagai Personal Bussiness Coach yang akan membimbing anda untuk menyelesaikan permasalahan bisnis anda, dengan mengedukasi anda, memberikan nasihat sehingga anda bisa membentuk tim, bersama tim anda membereskan masalah – masalah bisnis anda satu persatu.

Sehingga anda mengerti bagaimana cara membereskan masalah yang terjadi di perusahaan anda. Bukan sebagai konsultan yang turun tangan langsung membereskan semua permasalahan tersebut, tanpa anda mengerti bagaimana cara menyelesaikannya. Sehingga anda tidak memiliki skillnya, kemampuan anda stuck sebagai pengusaha. Kemampuan berbisnis anda tidak meningkat.

Mungkin anda pernah menemukan beberapa pengusaha yang tidak mengerti apapun tapi memiliki bisnis yang sangat bagus. Dimana pemiliknya tidak mengerti apapun tapi bisnisnya jalan terus. Yes! Tapi anda harus tahu siapa mereka. Mereka biasanya kemungkinan adalah anak – anak dari pengusaha besar.

Orang tuanya yang membangun bisnis begitu bagus dengan manajemen dan profesional yang perusahaannya sudah IPO, sudah masuk bursa pasar saham, serta sudah terdapat CEO yang menjalankannya. Sehingga mereka hanya menerima keuntungan setiap tahunnya karena memiliki saham di perusahaan tersebut.

Perusahaan mereka sudah dijalankan oleh para profesional, harta mereka sudah mencapai angka triliunan rupiah. Jika anda sudah memiliki penghasilan mencapai triliunan, maka tidak heran jika anda tidak perlu mengerti, tidak perlu belajar, juga tidak perlu meningkatkan skill sebagai pengusaha.

Anda hanya tinggal merekrut seorang profesional. karena apabila sudah berada di level tersebut, banyak eksekutif top yang pasti ingin bekerja sama dengan anda, lantaran perusahaan anda mampu membayar gaji diatas 500 juta perbulan.

Kalau anda memang sudah seperti itu, maka anda tidak perlu lagi membaca artikel ini. So, stop! Anda tidak perlu lagi tahu mengenai coaching, karena itu levelnya sudah berbeda.

Tapi anda perlu ingat, founder ‘Google’ Larry page dan Serbey Brin, juga memiliki coach. ketika google masih merintis di awal tahun 2000-an. Saat itu mereka berdua belum memiliki penghasilan mencapai triliunan, belum menjadi orang kaya dan belum menjadi konglomerat. Mereka melakukan coaching, agar bisnisnya bagus. CEO dan semua eksekutif manajemennya di coaching dengan benar. Puluhan tahun mereka di coaching.

Begitu juga dengan Seteve Jobs. CEO Apple Inc ini juga memiliki coach bernama Bill Campbell. Ia telah dipercaya untuk meng-coaching banyak CEO dan konglomerat pada masanya.

Bisa anda bayangkan, sebelum mendapat penghasilan triliunan, sebelum menjadi orang kaya, mereka sudah di coach hingga perusahaannya menjadi sangat besar dan mereka bukan anak orang kaya yang menerima perusahaan besar.

Jadi, jangan anda bandingkan dengan orang yang sudah sangat kaya dan memang sudah tidak perlu melakukan apa – apa. Mereka tidak perlu bangun bisnis dari NOL, karena mereka bisa merekrut orang professional yang bagus sekali untuk membangun dan mengembangkannya.

Anda yang merupakan generasi penyambung seperti generasi kedua, ketiga, menyambung bisnis keluarga yang masih berkembang dan belum mencapai penghasilan triliunan, masih perlu dikembangkan agar lebih bagus lagi dan merasa masih perlu belajar lagi. Maka, ya! Program ini mungkin cocok untuk anda.


Lalu pertanyaan berikutnya adalah,


Apakah ada kurikulumnya?

Ya, agar sesuatu bisa berjalan dengan lancar, tentunya harus ada urutan atau panduan khusus agar semua masalah bisnis anda dapat terselesaikan.

Kurikulum yang dipakai oleh Coach Yusman ini didasarkan pada formula yang dinamakan “6 step business” atau 6 langkah membangun bisnis lebih baik. Formula ini sudah dipakai selama 28 tahun oleh ActionCoach -sebuah perusahaan coaching untuk membantu perusahaan – perusahaan yang sudah bagus menjadi sangat bagus di 80 negara dan sudah terbukti hasilnya.

Coach Yusman sendiri telah menerapkan formula ini selama 15 tahun lebih dan sudah sangat terbukti.

Formula ini bahkan sudah di jiplak habis – habisan dengan berbagai macam nama/sebutan yang dirubah oleh coach – coach lain (coach di luar ActionCOACH) dan mereka sering mengaku bahwa itu buatan mereka sendiri.

Tidak heran bila 6 langkah kurikulum ini mirip dengan punya si A atau ada di buku yang si B sebutkan, karena sebenarnya semua itu memang memiliki sumber yang sama. Namun, diakui oleh banyak orang yang berbeda dan diklaim sebagai hasil penemuannya.


Lalu menyambung pertanyaannya mengenai kurikulum tersebut adalah apakah bisnis saya harus ikut kurikulum ini?

Ya! Tapi perlu ada penyesuaian. Jika bisnis anda baru mulai, Karyawan anda baru mulai rekrut, maka anda hanya tinggal mengikuti langkah – langkahnya. Karena baru mulai, belum punya masalah. Kita bisa mulai dengan mengikuti kurikulum.

Tapi jika bisnis anda sudah berjalan beberapa tahun dengan adanya masalah internal, maka biasanya di awal, untuk 6 bulan – 12 bulan pertama, anda akan dibantu untuk menyelesaikan masalah – masalah yang ada di depan mata terlebih dulu. Setelah itu, jika semua sudah tenang, sudah enak jalannya, barulah anda bisa mengikuti kurikulum tersebut.

Jadi intinya program coaching ini selalu customize. Selalu dirancang dengan situasi bisnis anda. Program ini tidak kaku karena ini bukan sekolah, juga bukan universitas.

Jika kita kaku mengikuti kurikulum tanpa melihat situasi bisnis yang berjalan, maka hasil coaching bisa jadi tidak begitu baik. Contoh kasus. Sebuah perusahaan sedang kekurangan omset penjualan, tetapi karena kita kaku, menurut kurikulum, kita harus lebih dulu membuat laporan keuangan dibanding menaikkan omset penjualan perusahaan. Maka bisa jadi setelah berjalan 3 bulan, perusahaan bisa mengalami kesulitan keuangan. Padahal jika mengambil jalur tidak ikut kurikulum (khusus di awal), fokus implementasi strategi untuk menaikkan omset penjualan perusahaan lebih dulu. Lalu setelah 3 bulan, omset naik, perusahaan tidak mengalami masalah keuangan, barulah kita fokus membuat laporan keuangan. Hasil bisa jadi lebih baik ketika kita fleksibel dan tidak kaku.

Nah inilah program coaching, kami mendesain khusus, apa yang paling darurat. Supaya anda jangan sampai bangkrut! Agar anda bisa bertahan. Bila semua sudah oke, sudah beres, barulah kita mengikuti kurikulum yang ada. Sehingga anda sebagai pengusaha benar - benar mendapatkan hasil yang berbeda.


Nah, pertanyaan selanjutnya. Mungkin anda punya masalah di bisnis yang tidak disebutkan dalam artikel ini, lalu apakah artinya saya tidak cocok di-coaching oleh Coach Yusman?

Jawaban saya adalah belum tentu, artikel ini belum secara lengkap meliputi semua masalah di bisnis. Ada hal yang belum dan sulit bisa ditulis di artikel ini.

Nah, disanalah pentingnya anda bertemu langsung untuk sama – sama menganalisa lebih lanjut masalah apa yang sedang anda hadapi dan apa goals-nya. Setelah itu barulah, kami dapat menentukan, apakah Coach Yusman dapat membantu anda atau tidak.



Selanjutnya, setelah membaca begitu banyak, mungkin anda memiliki punya pertanyaan selanjutnya,


Bagaimana jika saya punya masalah internal, seperti keributan antar keluarga dalam perusahaan keluarga yang dijalankan oleh adik saya, paman saya, atau orang tua yang karena topik – topik bisnis yang dibawa ke keluarga?
Atau saya suami istri yang sama – sama menjalankan bisnis, dimana masalah bisnis sering sekali memicu keributan hingga dibawa ke dalam rumah? Apakah hal seperti itu juga bisa tetap di coaching?

Jawabannya adalah yes! Bisa.


Coach Yusman telah memiliki banyak pengalaman meng-coaching perusahaan keluarga bahkan suami istri. Sehingga dari sanalah ia bisa mengetahui masalah – masalah yang biasanya menjadi faktor keributan, sehingga bisa dibereskan.

Nah, jika anda ingin tahu lebih detail bagaimana cara meng-handle masalah – masalah tersebut, silahkan baca artikelnya disini.

Setelah anda membaca semuanya, kami berharap anda sudah mengerti dan sudah teredukasi, sehingga anda bisa menentukan cocok atau tidak. Mungkin belum tentu anda cocok. Tapi jika anda merasa cocok, anda merasa ini yang anda butuhkan, maka ada satu langkah lagi. Karena di tahap ini anda belum 100% bisa cocok di-coaching oleh Coach Yusman.


Jawabannya adalah yes! Bisa.


Lalu selanjutnya apa?

Nah, Langkah selanjutnya melakukan pertemuan secara resmi. Dapat tatap muka secara langsung, atau melalui virtual video conference call Bersama Coach Yusman.

Dalam tahapan pertemuan resmi ini, Coach Yusman akan melakukan 2 hal bersama dengan anda dan pasangan atau anggota keluarga yang terlibat, yaitu :

  1. Menganalisa detail masalah bisnis anda, taget anda, model bisnis anda, margin dan seluruh permasalahan dalam bisnis anda. Sehingga dari sanalah dapat diputuskan, apakah bisnis anda bisa dibantu atau tidak.

  2. Pribadi anda dan pribadi dari partner anda ataupun keluarga anda. Penting mengetahui prinsip dan karakter anda untuk menentukan apakah anda tipe yang cocok dengan Coach Yusman atau sebaliknya. Dari sana juga anda dan keluarga bisa menilai apakah Coach Yusman juga memiliki chemistry yang cocok dengan anda dan keluarga.

Hal ini menjadi penting, karena mengingat tidak semua orang pasti cocok melakukan coaching Bersama Coach Yusman.

So, jika anda sudah siap untuk bertemu dan mengobrol langsung dengan Coach Yusman, silahkan isi form dan untuk menghubungi tim kami. Sehingga kami bisa mengatur jadwal pertemuan anda.


Salam Sukses!

51 views0 comments