Siapa Yang Kurang Cocok Untuk Di-Coaching?



Tidak semua orang ataupun pengusaha cocok untuk mengikuti program private coaching dari Coach Yusman. 15 tahun pengalaman meng-coaching pengusaha, Coach Yusman pun menemukan, bahwasanya terdapat pengusaha tertentu yang kurang cocok atau tidak sesuai ataupun tidak tepat untuk di-coaching.

Namun, tentunya sudah banyak juga pengusaha yang cocok dan sukses di-coaching oleh Coach Yusman.


Melalui artikel kali ini, penting untuk anda mengetahui siapa yang cocok dan siapa yang kurang cocok mengambil program private coaching ini.

Biasanya seorang Coach yang ‘masih baru dalam coaching’, merasa semua orang atau semua pengusaha bisa di-coaching. Padahal, fakta di lapangan tidak begitu. Biasanya mereka yang sudah memiliki banyak pengalaman barulah sadar bahwa tidak semua orang cocok untuk memiliki seorang coach.

Ada karakteristik tertentu yang cocok dan kurang cocok setelah melewati pengalaman coaching yang begitu lama, seperti yang dialami oleh Coach Yusman.

Dari pengamatan selama bertahun – tahun itulah, ia menemukan bahwa terdapat ciri – ciri khusus yang membedakan orang yg cocok & kurang cocok, bahkan tidak hanya berhenti di ‘kecocokan’, tetapi sampai ke tahap ‘keberhasilan’ yaitu membaca tipe pengusaha dan bisnis yang bisa berhasil di-coaching dibanding yang kurang berhasil.

Dalam artikel ini kami akan menjelaskan, siapa saja yang cocok dan kurang cocok. Sehingga anda bisa melihat - paling tidak, pada tahap pertama ini, apakah anda cocok atau kurang.

Bila anda merasa cocok di tahap ini, belum tentu anda sudah pasti 100% cocok, karena masih ada tahapan dimana anda harus bertemu dengan Coach Yusman langsung.

Hal ini dilakukan, untuk menganalisa apakah bisnis serta kepribadian anda dapat di-coaching oleh Coach Yusman hingga menjadi sukses atau tidak. Bila salah satu dari kedua faktor tersebut ada yang tidak sesuai, maka Coach Yusman tidak akan segan untuk mengatakan apa adanya. Jika kurang cocok, maka ia akan mengatakan tidak.


Lalu, poin – poin apa saja yang menjadi penilaian dalam menentukan cocok atau tidaknya anda dengan Coach Yusman?


Berikut kami jelaskan secara detail.


1. Bisnis yang LEGAL (tidak melanggar hukum).

Coach Yusman bersedia meng-coaching anda, apabila bisnis atau perusahaan berada di bidang yang legal atau resmi. Bukan bergerak di bidang – bidang illegal dalam konteks hukum negara Indonesia. Bidang – bidang legal yang dimaksud, berupa ;

  • Restoran yang menjual makanan yang benar, bukan makanan yang memakai campuran bahan terlarang (contoh: zat pewarna bukan food grade, atau campuran bahan yg tidak diperuntukan untuk dimakan, dan sejenisnya)

  • Importir barang – barang dari luar negeri dimana barang tersebut bukan barang illegal.

  • Memproduksi barang – barang alat rumah tangga, elektronik, packaging, dan lain-lain yg tidak melawan hukum.

  • Ataupun perusahaan jenis lainnya yang memang bukan menjual barang atau jasa yang melawan hukum Republik Indonesia

Selanjutnya, mungkin anda memiliki pertanyaan


Bagaimana jika masalah pajak di perusahaan saya belum 100% dilaporkan atau benar? Apakah saya tetap bisa di-coaching oleh Coach Yusman?

Jawabannya adalah Iya, Bisa.


Dalam hal ini, anda hanya belum melaporkan sepenuhnya kepada pemerintah. Tapi yang penting adalah anda mau dan memiliki rencana untuk bisa mengikuti peraturan pajak 100% hingga anda benar-benar legal.

Dan biasanya, sejalan dengan perbaikan manajemen dan pertumbuhan bisnis anda, anda mau melakukan pembenahan pajak perusahaan sehingga bisa sesuai dengan aturan.

Hal ini ada dialami oleh banyak pengusaha yang di-coaching oleh Coach Yusman dan akhirnya mereka bisa transformasi perusahaan mereka dan mampu mengikuti aturan pajak 100% serta tetap bisa mengembangkan perusahaan dengan baik.

Itulah kuncinya, mengikuti aturan dan bisa berkembang dengan baik. Anda pasti ingin seperti ini kan?


2. Pengusaha Memiliki Prinsip Berbisnis yang ‘benar’

Tidak ingin asal meng-coaching. Coach Yusman memiliki prinsip ; hanya akan meng-coaching pengusaha yang memiliki prinsip berbisnis yang ‘benar’. Dalam arti, bukan hanya dari sisi pajak perusahaan tetapi dari sisi cara berbisnis beserta produk/jasa-nya.

Apabila anda masih belum belum 100% ‘benar’ tetapi anda mau berubah dan memperbaikinya, maka Coach Yusman akan memberikan dukungannya secara penuh dan membantu anda sehingga prinsip dan cara berbisnisnya bisa ‘benar’.

Coach Yusman ingin bekerja benar secara hukum tetapi juga bekerja dengan moral & etika yang benar.


3. Masalah Bisnis Yang Bisa Diselesaikan & Target Bisnis Yang Bisa Dicapai.

Coach Yusman hanya akan meng-coaching pengusaha yang memiliki masalah – masalah bisnis yang jelas dan dirasa dapat dibereskan serta memiliki target yang bisa tercapai dan masuk akal.

Biasanya ini bisa terjadi, ketika klien dan Coach Yusman telah bertemu dan membahas lebih detail mengenai kedua hal tersebut. Oleh karena itu, penting untuk berinteraksi secara langsung membicarakan hal - hal ini.

Setelah masalah dan target pengusaha yg tertarik coaching ini dianalisa oleh Coach Yusman, barulah bisa diputuskan apakah bila dengan mengikuti program coaching ini akan bisa berhasil atau kurang berhasil. Serta, apa saja catatan-catatan penting selama proses perjalanan perbaikan tadi, sehingga calon client bisa mendapat gambaran secara jelas mengenai apa yang akan terjadi selama proses private coaching bersama Coach Yusman.


4. Pengusaha yang Ingin Belajar

Bila ada pengusaha yang sudah sukses, kaya, dan pintar, sehingga tidak perlu lagi belajar, maka kemungkinan pengusaha tersebut sudah tidak membutuhkan coaching atau tidak akan cocok coaching dengan Coach Yusman.

Dan itu tidak ada salahnya, hal ini sangat normal. Pastinya ada beberapa orang yg memang sudah sukses, pintar, hebat, dan diberkati tuhan, tanpa kebetulan tidak perlu seorang bisnis coach.

Akan tetapi, bila anda adalah orang yang terbuka, mau menerima input atau masukan, masih mau belajar walaupun sudah berhasil dalam berbisnis, anda tetap merasa membutuhkan orang lain untuk melihat sisi lain yang tidak bisa anda lihat sendiri (blind spot).

Misalnya saat bermain golf, kita tidak bisa melihat bagus tidaknya cara kita mengayunkan stick golf, maka disitulah seorang coach akan memberitahunya dan menilainya untuk anda, sehingga dapat memberikan masukan supaya cara mengayunkan stick golf anda benar. Begitupula postur tubuh, timing, dan lainnya.

Begitu juga dalam program coaching Coach Yusman, anda akan diamati dan diberi masukan dari cara berbisnis, cara manajemen karyawan, cara anda komunikasi, sistem bisnis, cara planning, cara berpikir, cara mengembangkan bisnis, serta mungkin sampai kepribadiaan anda. Sehingga bisa mencapai target dan mimpi anda di bisnis.

Jadi bila anda mau belajar, anda mau maju, Coach Yusman akan dengan senang hati membantu anda.


Jika saya sudah cukup berumur atau saya masih berusia muda, apakah ada pengaruhnya?

90% klien Coach Yusman berusia lebih tua darinya. Mereka telah merasakan asam garam pengalaman jauh diatas Coach Yusman dalam berbisnis. Akan tetapi, mereka adalah orang – orang yang mau terbuka, masih bersedia dikritik dan masih mau menerima masukan agar menjadi lebih baik.

Sementara 10% lainnya, klien Coach Yusman memiliki umur yang lebih muda. Tetapi mereka memiliki keinginan untuk belajar, berkembang, dan mau belajar dari yg lebih pengalaman, sehingga bisa menghindari kesalahan-kesalahan dalam berbisnis dan bisa maju lebih cepat dan hemat waktu.

Pengusaha- pengusaha seperti itulah yang cocok di coaching oleh Coach Yusman, karena ia sendiri memiliki karakter yang terbuka dan bersedia dikritik serta diberi masukan.


5. Pengusaha Dengan Mindset Win – Win Solution

Terkadang beberapa pengusaha mungkin hanya memikirkan bagaimana cara agar selalu mendapat keuntungan tanpa mempedulikan pihak lain, seperti partner ataupun karyawannya. Tapi, tidak dengan Coach Yusman.

Ia ingin meng-coaching­ pengusaha yang memang memiliki mindset atau pemikiran win – win solution. Dimana semua pihak terkait bisa sama – sama menang. Mendapat haknya, tanpa merasa dirugikan. Bukan pengusaha yang mau win – lose (menang-kalah) ataupun lose – lose (kalah-kalah).

Win-lose artinya anda menang, karyawan kalah. Pengusaha menang, coach kalah. Pengusaha menang - bos menang, supplier kalah. Bahkan pengusaha menang, customer kalah.

Begitu juga dengan mindset atau pemikiran lose – lose (Kalah-kalah). Jika pengusaha kalah atau rugi, Coach juga harus kalah. Bila pengusaha hancur, maka karyawannya juga harus hancur. Mindset atau pemikiran seperti itulah yang dihindari oleh Coach Yussan.

Pengusaha yang mau atau sudah memiliki mindset win – win lebih cocok untuk di-coaching. Anda ingin sama – sama menang. Sehingga keluarga dan karyawan anda dapat merasakan perubahan yang anda alami, karena anda ingin memberkati yang lain dan selalu berbagi berkat.

Coach Yusman berprinsip win – win juga, sehingga jika Anda memiliki mindset win – win maka lebih enak untuk bekerja sama.


6. Anda Adalah Pengusaha Yang Sedang Mencari Coach

Ya, anda sedang mencari coach. Bukan mencari konsultan.

Jika anda mencari karyawan yang bisa disuruh–suruh, atau mencari coach yang bisa diperlakukan seperti seorang karyawan, mungkin anda kurang cocok dengan Coach Yusman.

Tetapi jika mencari seorang coach untuk memberi anda masukan, untuk menjadi partner ber-bisnis, partner diskusi bisnis, seseorang yang jujur & berani mengkritik kalau anda memang salah, maka mungkin anda cocok punya coach.


Lalu, apa beda coach dengan konsultan?

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, anda bisa membaca artikelnya disini. Dari sana, anda bisa tentukan, apakah anda membutuhkan coach atau konsultan.


7. Investasi Ke Diri Sendiri

Jika anda menghargai diri sendiri, anda tentu paham pentingnya ilmu serta masukan – masukan agar bisa menjadi orang yang lebih baik. Sama halnya, seperti anda memberikan yang terbaik untuk anak anda, pasangan anda, orang – orang yang anda cintai, orang tua anda. Dimana Anda ingin memberikan yang terbaik semampu anda.

Itulah yang akan anda lakukan pada diri anda, apabila anda memilih coaching bersama Coach Yusman. Karena investasi di program Coach Yusman itu tidak sedikit. Ratusan juta angkanya. Untuk harga coaching, ada artikel yang dapat baca sendiri disini.

Ini bukan hanya tentang harga, ini soal kualitas. karena anda mengerti bahwa anda ingin menginvestasikan diri anda ke hal – hal yang bagus, anda ingin mencari yang terbaik, sesuai dengan budget anda, maka mungkin saja anda cocok dengan Coach Yusman.


2 Faktor yang paling menentukan private coaching untuk anda

Selain 7 poin kriteria yang disebut sebelumnya untuk penentuan apakah cocok di-coaching atau tidak, maka inilah 2 faktor terakhir yang paling menentukan. Yaitu,


1. Dari Sisi Pribadi

Sebelum meng-coaching seorang pengusaha, menawarkan program yang akan dijalani, menentukan harga yang tepat, Coach Yusman sangat perlu mengenal pribadi orang tersebut, minimal bertemu langsung. Baik secara face to face (tatap muka langsung) ataupun melalui video conference call.